“ mbak.. kesinilah mbak, aku masih sakit, nggak bisa makan, badanku lemah…aku kangen mbak…hiks..hiks…”. Pesan singkat itu terpampang di screen hp ku... Dia, salah seorang ’adik’ terbaikku mengirimkan sms nya padaku hampir sebulan yang lalu. Mengenang kebersamaan kita, dengan candamu yang tidak pernah habis dan keceriaan yang selalu terpancar diwajahmu , membuat mbak semakin sedih. Sekarang keceriaan itu hilang seiiring keadaan dirimu yang terbaring lemah tak sadarkan diri di Rumah sakit karena sakit yang dikau derita. Engkau selalu memberikan inspirasi keoptimisan hidup terhadap mbak dan teman2mu. Dimana ada dirimu maka suasana terasa hangat dan penuh keceriaan.. sampai-sampai ketika engkau tidak bisa hadir karena sakitmu terasa ada yang kurang disetiap pertemuan kita..semua merindukanmu, perasaan sepi tanpa kehadiranmu.
” mbak...kata mbak di dalam Al-Qur’an, Allah mengatakan kalau Allah tidak memberikan cobaan diluar kemampuan hambaNya. Tapi rasanya, aku sudah tidak sanggup lagi terhadap sakit ini,mbak... Apa aku tidak Ikhlas ya,mbak? Susah ya mbak untuk bisa Ikhlas...”, tanyamu padaku disuatu hari ketika engkau merasakan sakit yang luar biasa. Dek, ketahuilah, Allah menguji hambaNya karena Allah yakin,hamba yang sedang diujiNya InsyaAllah bisa menjalaninya. Rasa sakit yang engkau derita menandakan betapa Allah sangat menyayangimu dek.. Allah ingin terus mendengar doamu meminta kebaikan padaNya. InsyaAllah, kalau kita ikhlas menerimanya maka Allah akan menaikkan derajat kita lebih dibandingkan dengan yang lainnya. Satu lagi dek, ujian Allah tidak hanya rasa sakit tapi Dia juga menguji manusia dengan kenikmatan, hanya saja sedikit orang yang menyadarinya. Mbak yakin, engkau pasti bisa bertahan dan diberikan yang terbaik olehNya...aamin
”mbak...surga itu indah ya? Bisa nggak kita nanti berkumpul bersama disana?.,”.. Subhanallah..dinda sholihat..kita sekarang sedang berusaha memperbaiki diri...bersama mengkaji ayat-ayat Allah, memahami dan mengamalkannya agar Allah meridhoi kita berkumpul bersama-sama di JannahNya. Ridho Allah yang kita cari dek... lillah..billah..ilallah...
” mbak..judul JR nya ”Menjadi Muslimah Seutuhnya..” katamu padaku dan teman-temanmu manakala kami semua bingung untuk menentukan tema Jalatsa Ruhiyah. Dek, tahu nggak, kalau judul yang engkau usulkan dan menjadi tema JR nya masih terus terpatri di hati mbak... ya kata Sholehah seutuhnya menjadi motivasi bagi mbak dan juga teman-temanmu untuk selalu mendekatkan diri kepada Ilahi Robbi, berusaha menjadi sosok muslimah yang mempunyai syakhshiyah Islamiyah. Terima kasih dek.... Alhamdulillah ya Allah, lewat ’adikku’ ini, aku diingatkan.
” mbak, aku sudah di Rumah Sakit, sudah bertemu dengannya, kondisinya kritis mbak, sudah di oksigen, nggak sadar...” kali ini bukan telepon darimu dek, tapi dari saudarimu yang mengabarkan keadaanmu pada mbak... tes..tes.. airmata mbak tidak kuasa mbak tahan.. Ya Allah, berikanlah kesembuhan dan kekuatan pada ’adikku’... mbak minta kepada saudarimu agar ia memperdengarkan lantunan ayat-ayat Allah di telingamu dek...semoga Allah menuntunmu pada kebaikan. Maafkan mbak yang tidak bisa menemanimu.... mbak yakin engkau akan bisa melewati masa-masa kritismu, karena kau adik mbak yang kuat. Diiringi doa-doa dari saudara-saudaramu dan ke_Maha Pemurahan Allah, engkau InsyaAllah bisa bertahan, bisa sembuh dan kembali tersenyum bersama-sama meniti jalan Dakwah ini.
Syafakillah,dinda sholihat, kecintaan Allah...kami menantimu disini... Ya Allah, kabulkan lah doa kami, karena hanya doa yang bisa kami kirimkan kepada saudari kami...Aamin